Minggu, 25 Oktober 2015

Dakwapos.com Pengajian Kitab Kuning Sudah Jarang Peminat




DAKWAHPOS.COM, BANDUNG- Kitab kuning kini sudah semakin jarang peminat.Ini jugat erjadi di Masjid Iqomah UIN Sunan Gunung  Djati  Bandung.Spanduk  pengumuman jadwal kajian kitab kuning yang terpajang di dinding depan masjid iqomah ternyata sudah tak terlaksana lagi.
Drs. A.Bachrun Rifa’I selakuketua DKM Masjid Iqomah mengatakan (12/10), pengajian yang didirikan bulan maret 2014 ini hanya berlangsung selama 3 bulan. Ini terjadi karena semakin sedikit minat pengikutnya.
“Pada awalnya terdapat banyak sekali yang daftar di pengajian ini. Namun yang datang hanya sekitar 10-15 orang.Semakin kesini makin jarang yang datange ntah karena waktu atau apa.” Ujarnya
Pasalnya, pengajian ini bertujuan untuk mengkader mahasiswa agar bisa menguasai kitab kuning dengan kajian-kajian yang ada di dalamnya. “dikarenakan zaman sekarang  kekurangan orang yang berkecimbung dalam kitab kuning, maka didirikanlah pengajianini agar mengkader mahasiswa supaya bisa menguasai kitab kuning.” Ucapnya.
Dia mengatakan atas dasar tersebut maka orang-orang yang mempunyai ilmu dari kitab kuning berkumpul untuk mengamalkan ilmunya. Mereka adalah para dosen dari beberapa jurusan untuk bersedia mengajarkan kitab kuning kepada mahasiswa-mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati, ataup ununtuk masyarakat umum.
“Maka remuklah orang-orang keluaran pesantren untuk mengjarkan Kitab Kuning ini”.Ucapnya

Reporter: Linda Maulidah KPI/III/B

Tidak ada komentar:

Posting Komentar